RD Benahi Taktik Bermain Arema-Pelita
MALANG- Sekalipun komposisi skuad yang diarsitekinya belum komplet, head
coach tim joint training Arema dan Pelita Jaya FC, Rahmad Darmawan
mulai memantapkan skema main andalannya untuk musim kompetisi mendatang.
Mantan pelatih Timnas U-23 itu mengaku formasi 4-4-2 adalah skema
paling ideal bagi tim besutannya.
Kombinasi empat defender dan empat gelandang sejajar dengan dua
penyerang sebagai tumpuan di lini depan memungkinkan timnya bermain
lebih efektif. Selama ini 4-4-2 dianggap sebagai pola permainan
sepakbola modern yang sudah meninggalkan skema klasik macam 3-5-2.
“Kita mulai mantapkan 4-4-2 untuk kompetisi nanti. Kalau skema tiga bek
sejajar sepertinya sudah tidak dipakai,” beber tactician kelahiran 26
November 1966 itu. Menurut der trainer yang akrab disapa Coach RD itu,
pola 4-4-2 bisa dikembangkan lagi menjadi pola lain disesuaikan
kebutuhan strategi dalam pertandingan.
“Mungkin 4-4-2 jadi formasi utama. Tapi bisa kita kembangkan lagi jadi
4-1-4-1 dan 4-3-3. Saya juga suka mencoba 4-2-3-1,” paparnya kepada
Malang Post.
Dalam sesi latihan di Lapangan Universitas Negeri Malang (UM) sore
kemarin, RD mulai membiasakan anak asuhnya bermain dengan variasi skema
tersebut.
Selama hampir 60 menit, Reza Mustofa dkk melahap menu internal game
menghadapi skuad Arema U-21. “Hari ini (kemarin, Red) kita benahi taktik
bermain. Anak-anak harus mantap possession di 2/3 area depan dan 2/3 di
belakang,” tuturnya usai latihan.
Dengan penguasaan bola yang efektif, eks pelatih Sriwijaya FC itu
optimis skuadnya akan mampu menjalankan setiap pola permainan yang
diinstruksikan pelatih. “Penekanannya untuk efisiensi permainan dengan
benar. Otomatis nanti permainan juga baik kalau penempatan posisi bisa
mereka lakukan dengan benar,” urai RD menerangkan.
Keinginan RD untuk menggunakan pola 4-4-2 ditunjang dengan materi skuad
bertabur bintang. Hampir di tiap posisi ada pemain yang kualitasnya tak
perlu diragukan. Sebagai gambaran awal skuad inti saja, untuk benteng
yang mengawal Kurnia Meiga di bawah mistar, RD bisa memasang kuartet
Victor Igbonefo, Purwaka Yudhi, Benny Wahyudi dan Hasyim Kipuw.
Di tengah ada Egi Melgiansyah, Joko Sasongko, Keith Kayamba Gumbs dan
Greng Nwokolo. Lantas sektor penyerangan dipercayakan pada duet Safee
Sali dan Alberto ‘Beto’ Goncalvez.
Sementara itu, bercokolnya nama-nama mentereng dalam skuad besutannya
bukan jaminan bahwa RD bakal berhenti menambah amunisi. Andai nanti
Safiq Rahim benar merapat, pelatih asal Metro Lampung itu berencana
mencari satu lagi defender lokal.
Beda lagi bila Thierry Gathuessi jadi bergabung, bisa jadi tidak ada
tambahan pemain tengah. “Kalau dapat midfiled asing Asia, saya akan
tambah pemain belakang lokal. Tapi kalau asing Asianya berposisi
defender, sepertinya kita maksimalkan saja pemain tengah yang sudah
ada,” pungkasnya kemarin. (tom/bua)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar