Kamis, 11 Oktober 2012

4-4-2 AREMA INDONESIA

RD Benahi Taktik Bermain Arema-Pelita

MALANG- Sekalipun komposisi skuad yang diarsitekinya belum komplet, head coach tim joint training Arema dan Pelita Jaya FC, Rahmad Darmawan mulai memantapkan skema main andalannya untuk musim kompetisi mendatang. Mantan pelatih Timnas U-23 itu mengaku formasi 4-4-2 adalah skema paling ideal bagi tim besutannya.
Kombinasi empat defender  dan empat gelandang sejajar dengan dua penyerang sebagai tumpuan di lini depan memungkinkan timnya bermain lebih efektif. Selama ini 4-4-2 dianggap sebagai pola permainan sepakbola modern yang sudah meninggalkan skema klasik macam 3-5-2.
“Kita mulai mantapkan 4-4-2 untuk kompetisi nanti. Kalau skema tiga bek sejajar sepertinya sudah tidak dipakai,” beber tactician kelahiran 26 November 1966 itu. Menurut der trainer yang akrab disapa Coach RD itu, pola 4-4-2 bisa dikembangkan lagi menjadi pola lain disesuaikan kebutuhan strategi dalam pertandingan.
“Mungkin 4-4-2 jadi formasi utama. Tapi bisa kita kembangkan lagi jadi 4-1-4-1 dan 4-3-3. Saya juga suka mencoba 4-2-3-1,” paparnya kepada Malang Post.
Dalam sesi latihan di Lapangan Universitas Negeri Malang (UM) sore kemarin, RD mulai membiasakan anak asuhnya bermain dengan variasi skema tersebut.
Selama hampir 60 menit, Reza Mustofa dkk melahap menu internal game menghadapi skuad Arema U-21. “Hari ini (kemarin, Red) kita benahi taktik bermain. Anak-anak harus mantap possession di 2/3 area depan dan 2/3 di belakang,” tuturnya usai latihan.
Dengan penguasaan bola yang efektif, eks pelatih Sriwijaya FC itu optimis skuadnya akan mampu menjalankan setiap pola permainan yang diinstruksikan pelatih. “Penekanannya untuk efisiensi permainan dengan benar. Otomatis nanti permainan juga baik kalau penempatan posisi bisa mereka lakukan dengan benar,” urai RD menerangkan.
Keinginan RD untuk menggunakan pola 4-4-2 ditunjang dengan materi skuad bertabur bintang. Hampir di tiap posisi ada pemain yang kualitasnya tak perlu diragukan. Sebagai gambaran awal skuad inti saja, untuk benteng yang mengawal Kurnia Meiga di bawah mistar, RD bisa memasang kuartet Victor Igbonefo, Purwaka Yudhi, Benny Wahyudi dan Hasyim Kipuw.
Di tengah ada Egi Melgiansyah, Joko Sasongko, Keith Kayamba Gumbs dan Greng Nwokolo. Lantas sektor penyerangan dipercayakan pada duet Safee Sali dan Alberto ‘Beto’ Goncalvez.
Sementara itu, bercokolnya nama-nama mentereng dalam skuad besutannya bukan jaminan bahwa RD bakal berhenti menambah amunisi. Andai nanti Safiq Rahim benar merapat, pelatih asal Metro Lampung itu berencana mencari satu lagi defender lokal.
Beda lagi bila Thierry Gathuessi jadi bergabung, bisa jadi tidak ada tambahan pemain tengah. “Kalau dapat midfiled asing Asia, saya akan tambah pemain belakang lokal. Tapi kalau asing Asianya berposisi defender, sepertinya kita maksimalkan saja pemain tengah yang sudah ada,” pungkasnya kemarin. (tom/bua)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar